Selama tinggal 35 hari di desa, tentunya banyak cerita dan pengalaman baru yang seru, "menegangkan", dan mengharukan. Bersyukur sekali dapet teman-teman setim yang kompak dan sesama "deadliners". Well, kalo temen desa lain pada bikin proker dan briefing sebelum pelaksanaan, kita cuma ngobrol-ngobrol santai waktu makan bareng di dapur, hehehe. Tapi, biarpun begitu program tetap berjalan, yah meskipun kadang pontang-panting gara-gara nggak ada pembagian tugas yang jelas.
Oiya, sebelumnya, perkenalkan dulu temen-temen setim KKN di Desa Tangkil Kulon:
| Tangkil Kuloners in action =) |
Afif (Fakultas Hukum)
Hobi: Mbedhil (nembakin burung pake senapang angin), ngasih makan ayam jago
Reza (FISIP)
Hobi: Dengerin lagu last child sealbum, ngaca di spion motor
Gatot (FEB)
Hobi: Bogi (bobok pagi), boci (bobok ciang), bocor (bobok core), bolam (bobok malam), nyomotin lauk diem-diem, makan telur dan berbagai sumber protein lainnya
Panji (FPIK)
Hobi: Dengerin lagunya serempet gudal sealbum pake headset
Ratna (FIB)
Hobi: mengerjakan segala sesuatu secara cepat, gesit, dan tangkas
Hida (FPP)
Hobi: Solat dan mengaji, mengerjakan segala sesuatu dengan lemah gemulai
Rani (FT. Industri)
Hobi: Belanja ke warung, masak nasi
Lia (FKM)
Hobi: Telponan sama gantengnya si Bang Tulus, bersih-bersih rumah
Edwhil (FT. Sipil)
Hobi: nonton tv sambil senyum-senyum
Sebenernya sih kalo diitung-itung ada 3 tambahan anggota lagi yang suka nginep gratis di posko, Mastian, Jojo, Tugig. Jadi kalo ditotal jumlah anggota tim Desa Tangkil Kulon kira-kira berjumlah 13 orang.
Di desa kita menginap di rumah Mak Kaji (Ibu Fauzia) dan disana kami berkenalan pula dengan si Tabah dan adeknya yang cantik Sania. Tabah (nama orang), sesuai namanya, memang orang yang tabah. Selain itu, bisa dibilang multitalented dan salah satu potensi unggulan dusun. Mulai dari ilmu pijat, bekam, sampai ramalan dikuasai oleh Tabah, nggak heran kian hari disana makin nambah pasiennya dari desa-desa lain datang. Tabah ini masih duduk di kelas 1 SMA. Di usianya saat ini, yah nggak heran kalo lagi masa-masa labil dan "mbelingnya", tapi di sisi lain aku rasa si Tabah ini anak yang pintar, berbakat, dan sekali lagi, tabah.
| Tabah |
Tabah punya adik kecil yang cantik jelita bernama Sania. Sania ini masih duduk di TK besar. Sania ini, adalah tipe anak kecil jaman sekarang yang hobinya nonton sinetron, acara komedi dibanding nonton kartun. Karena bisa dibilang dewasa sebelum waktunya, dan karena bergaul dengan mbak-mbak KKN yang centil, Sania ini belakangan suka belajar dandan. Sejujurnya, kita jadi agak khawatir, karena bukannya sosialisasi "gemar menabung" yang tersosialisasikan justru "gemar berdandan" yang tersosialisasikan ke anak-anak.
| Sania, manten cilik. IMY!!! |
Hidup selama 35 hari bersama teman-teman dengan berbagai karakter awalnya dikira bakalan happily ever after, tapi kalo kayak gitu nggak bakalan seru dan berkesan, hingga pada minggu-minggu terakhir agak terjadi perselisihan diantara kami. Awalnya, aku pribadi sedih banget, kenapa justru di hari-hari terakhir kita bareng-bareng malah ada perselisihan. Tapi kemudian aku pikir-pikir, justru konflik itu yang nantinya bikin kita makin solid.
THE MOMENTS
| Pokeran :)) |
| Sania, korban pergaulan dengan mbak KKN |
| Ratna sama Lia belajar cuap-cuap di Radio Mandiri FM. Nb: Si Ratna ketagihan karaokean |
| Bapak dan dua anaknya |
| Tim KKN dan Rebana SDN Tangkil Kulon. Kota Santri... Kota Santriii..iii |
| Yay, Ara dapet juara 3 fashionshow di Ekspo Pure Fest |
| Happy Birthday Lia! :* |
| Happy Birthday Lia! :* |
| My favorite, the best shot overall |
No comments:
Post a Comment